PROFIL METAKOGNISI DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DAN GENDER

Dinar Aulia Wahyuningtyas
Titik Sugiarti
Randi Pratama Murtikusuma


DOI: http://dx.doi.org/10.29100/jp2m.v5i1.1731

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil matakognisi siswa SMP kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita pada materi sistem persamaan linear dua variabel ditinjau dari kemampuan matematika dan gender. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa, dan data penelitian yang dikumpulkan berupa hasil tes kemampuan matematika, hasil tes soal cerita,  dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan siswa perempuan dan siswa laki-laki berkemampuan matematika tinggi mampu melakukan kegiatan perencanaan, pemantauan, dan evaluasi dengan lengkap. Siswa perempuan dan siswa laki-laki berkemampuan sedang melakukan kegiatan perencanaan dan pemantauan tetapi kurang lengkap namun lengkap dalam kegiatan evaluasi. Siswa perempuan berkemampuan matematika rendah melakukan kegiatan perencanaan, pemantauan dan evaluasi namun kurang lengkap. Siswa laki-laki berkemampuan matematika rendah melakukan kegiatan perencanaan dengan lengkap namun tidak melakukan kegiatan pemantauan dan evaluasi dengan lengkap.

Keywords


metakognisi, soal cerita, kemampuan matematika, gender

Full Text:

PDF

References


Creswell, J. W. (2012). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research. Res. Des. Qual. Quant. Mix. Methods Approaches. https://doi.org/10.2307/1523157

Fitriyah, I., & Setianingsih, R. (2014). Metakognisi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau dari Kemampuan Matematika dan Gender. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(3), 121.

Kazemi, F., Fadaee, M. R., & Bayat, S. (2010). A Subtle View to Metacognitive Aspect of Mathematical Problems Solving. Procedia Social and Behavioral Sciences, 4, 420–426.

Kurniawati, R., Leonardi, T., Psi, M., Psikologi, F., & Airlangga, U. (2013). Hubungan Antara Metakognisi dengan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga yang Aktif Berorganisasi di Organisasi Mahasiswa Tingkat Fakultas. Telp.

Liliana, C., & Lavinia, H. (2011). Gender Differences in Metacognitive Skills. A Study of the 8th Grade Pupils in Romania. Procedia Social and Behavioral Sciences, 396–401.

Mahromah, L. A. (2013). Identifikasi tingkat metakognisi siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan perbedaan skor matematika. MATHEdunesa, 1(4).

Radjah, C. (2016). KETERAMPILAN KONSELING BERBASIS METAKOGNISI. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling. https://doi.org/10.17977/um001v1i32016p090

Riyadi, T., Sunyono, & Efkar, T. (2018). Hubungan Kemampuan Metakognisi dan Self Efficacy dengan Literasi Kimia Siswa Menggunakan Model SiMaYang. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Kimia.

Rofii, A., Sunardi, S., & Irvan, M. (2018). Characteristics of Students’ Metacognition Process At Informal Deduction Thinking Level in Geometry Problems. International Journal on Emerging Mathematics Education. https://doi.org/10.12928/ijeme.v2i1.7684

Santrock, J. W. (2006). Educational psychology. Boston: McGraw Hill.


Article Metrics :

Abstract view : 74 times
PDF View : 45 times