EFEKTIVITAS RIGGING PADA ASET KARAKTER ANIMASI 3D

Herin Dwibima Aprianto
M. Suyanto
Agus Purwanto


DOI: https://doi.org/10.29100/jipi.v8i3.3988

Abstract


Film animasi dan game saat ini banyak diminati oleh segala usia baik anak kecil hingga dewasa, mulai dari game konsol, game dengan segala genre hingga game PC atau mobile game. Film animasi juga demikian dari series hingga layer lebar. Asset animasi dan game merupakan hal yang penting untuk membuat game karena tanpa karakter atau environment maka game akan sulit dipahami jalan ceritanya. Developer game akan membuat satu karakter utama supaya user atau pemain dapat merasakan berada didalam game  dan bisa memainkannya dengan imajinasi sesuai dengan persepsi pembuatnya. Salah satu yang penting adalah karakter game untuk melakukan suatu tindskan atau misi yang dimainkan oleh user. Demikian pula dengan asset karakter pada animasi. Karakter inilah akan luwes dengan menggunakan rigging. Rigging merupakan tulang utama untuk karakter yang kemudian akan ditempelkan pada baju atau kulitnya dengan tahapan skinning, Tahapan ini akan membuat karakter bisa melakukan segala sesuatunya dan terlihat realistus. Rigging merupakan proses penting agar penggerakan animasi atau asset ini berjalan lebih ce pat dan menghemat waktu. Tidak hanya untuk game, rigging juga dirasa penting untuk animasi karena dengan rigging prinsip-prinsip animasi dapat dijalankan dengan baik.

Keywords


Kerangka; Animasi; 3D; Karakter; Animation

Full Text:

PDF

Article Metrics :

References


R. Caesar, “Kajian Pustaka Perkembangan Genre Games Dari Masa Ke Masa,” J. Animat. Games Stud., vol. 1, no. 2, pp. 113–1134, 2015, [Online]. Available: https://journal.isi.ac.id/index.php/jags/article/view/1301/pdf

R. G. Tayibnapis, “Fenomena Game Online Dan Pembaruan Teknologi Komunikasi Sebagai Media Baru,” J. Curere, vol. 6, no. 11, pp. 32–50, 2021.

M. A. P. Tanjung, “Analisis Pengaruh Storytelling Terhadap Game Lorong Waktu – Pangeran Dipenogoro Sebagai Media Edukasi Sejarah,” Ilm. Komput. dan Inform., vol. 5, no. 3, pp. 1–4, 2011.

K. Animasi, “ANALISIS DAN PEMBUATAN RIGGING KARAKTER 3D PADA ANIMASI 3D ‘ JANGAN BOHONG DONG ’ In the manufacture of 3D animation there is a process called rigging . Rigging is the method of administration or installation of the bones of the animated character to be m,” vol. 9, no. 1, pp. 72–77, 2016.

A. Feng, D. Casas, and A. Shapiro, “Avatar reshaping and automatic rigging using a deformable model,” Proc. 8th ACM SIGGRAPH Conf. Motion Games, MIG 2015, pp. 57–64, 2015, doi: 10.1145/2822013.2822017.

Z. R. Pintero, “Pengaplikasian 12 Prinsip Animasi Disney Dan Motion Capture Dalam Animasi gob and Friends,” J. Seni Rupa, vol. 6, no. 02, pp. 870–878, 2018.

A. Yuniawan and S. E. Wijayanti, “Perancangan Alat Rigging Karakter Otomatis Pada Autodesk Maya Studi Kasus : Pt Mataram Surya Visi ( Msv ),” Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Multimed., pp. 1–6, 2014.

R. A. M. E. U. Suwanto Raharjo, “Analisis Penerapan Pemodelan Gerakan Karakter Manusia pada Animasi 3D dengan Menggunakan Metode Forward Kinematics,” Respati, vol. 14, no. 3, pp. 33–38, 2019,doi: 10.35842/jtir.v14i3.311.

A. Y. Safagi, K. Kusrini, and H. Al Fatta, “Analisis dan Pengembangan Pipeline Cloth Simulation Pada Produksi Animasi 3D di MSV Studio,” Creat. Inf. Technol. J., vol. 7, no. 2, p. 107, 2021, doi: 10.24076/citec.2020v7i2.255.

K. Khamadi, “Analisis Tampilan Visual Game Super Mario Bros dalam Kajian Persepsi Visual Sebagai Dasar Pengembangan Konsep Visual Game,” ANDHARUPA J. Desain Komun. Vis. Multimed., vol. 1, no. 02, pp. 98–109, 2015, doi: 10.33633/andharupa.v1i02.995.

A. Satriawan and M. Eka Apriyani, “‘Jangan Bohong Dong,’” vol. 9, no. 1, pp. 72–77, 2016.

N. Rahayu and A. Syafrizal, “Animasi 3D Gerakan Sholat Menggunakan Teknik Rigging,” J. Sci. Soc. Res., vol. 5, no. 1, p. 50, 2022, doi: 10.54314/jssr.v5i1.816