PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH SOAL CERITA PELAJARAN MATEMATIKA: STUDI KASUS DI MADRASAH IBTIDAIYAH ISLAMIYAH KOTA SERANG

Suryani Suryani, Baiduri Baiduri, Dwi Putro Utomo

Abstract


Pemecahan masalah dalam soal cerita merupakan bagian penting pembelajaran matematika sesuai Kurikulum 2013 dan KMA No. 183 Tahun 2019. Namun, siswa MI masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya. Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif di Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah di Kota Serang untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran matematika dalam pemecahan masalah soal cerita. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan 60% siswa kesulitan memahami konteks soal dan mengubahnya ke bentuk matematis. Pembelajaran masih didominasi ceramah tanpa media konkret, dan dukungan keluarga terbatas. Penelitian merekomendasikan pendekatan PMRI sebagai solusi, serta pengembangan model berbasis proyek di masa depan

Keywords


Pemecahan Masalah; Soal Cerita; MI; PMRI

Full Text:

PDF

References


Adibta, W., Nisa, D., Ermawati, D., & Riswari, L. A. (2024). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VI SD melalui soal HOTS. Et. Al, Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Absis, 6(2), 963–975.

Anas, A., & Faizah, N. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa MI dalam soal cerita berbasis kontekstual. Jurnal Pendidikan Madrasah, 6(2), 120–130. https://doi.org/10.21043/jpm.v6i2.11379

Azizah, N., & Mahmud, M. (2023). Integrasi nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran matematika di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 67–80.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. Freeman.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Fauzi, A., & Arifin, S. (2022). Analisis kesulitan belajar matematika siswa Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 45–56.

Fitriani, D., & Sujadi, I. (2017). Strategi guru dalam mengatasi kesulitan siswa menyelesaikan soal cerita matematika di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 6(2), 102–113. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/JIPM

Hasan, M. I. (2002). Metodologi penelitian dan aplikasinya. Ghalia Indonesia.

Hiebert, J., & Carpenter, T. P. (1992). Learning and teaching with understanding. Dalam D. Grouws (Ed.), Handbook of research on mathematics teaching and learning (hlm. 65–97). Macmillan.

Hmelo-Silver, C. E., Duncan, R. G., & Chinn, C. A. (2023). Scaffolding and achievement in problem-based and inquiry learning: A response to Kirschner, Sweller, and Clark (2006). Educational Psychologist, 58(1), 1–12.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. https://jdih.kemenag.go.id/

Krulik, S., & Rudnick, J. A. (1995). The new sourcebook for teaching reasoning and problem solving in elementary school. Allyn & Bacon.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

Mardiah, Ainul, Saragih, S., & Murni, A. (2024). Pengembangan modul ajar matematika berbasis Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis fase D kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Absis, 6(2), 922–934.

Mustika, D. R., & Sukarno, S. (2018). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar berdasarkan taksonomi Polya. Jurnal Prima Edukasia, 6(1), 45–56.

NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics. NCTM.

Nunung, K. L., & Masri. (2020). Kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model Treffinger di SMA. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 5(2), 137–144. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jpmr

Nurhasanah, N., & Wulandari, D. (2019). Kesulitan siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 1–8.

Nurhayati, S., Rahman, T., & Suryani, I. (2023). Tantangan guru dalam menerapkan pembelajaran matematika di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 78–90.

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing.

Polya, G. (1957). How to solve it: A new aspect of mathematical method. Princeton University Press.

Prayitno, H. J. (2020). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah melalui model Problem-Based Learning pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Matematika RAFA, 6(1), 10–18. https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/jpmr

Sari, D. P., & Prabawanto, S. (2022). Kesulitan pemecahan masalah matematika ditinjau dari kemampuan pemahaman konseptual siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 75–84. https://ejournal.upi.edu/index.php/pedadidaktika

Sari, R., & Wijaya, A. (2021). Efektivitas model pembelajaran inquiry dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(3), 112–125.

Savery, J. R., & Duffy, T. M. (1995). Problem based learning: An instructional model and its constructivist framework. Educational Technology, 35(5), 31–38.

Sternberg, R. J. (2003). Wisdom, intelligence, and creativity synthesized. Cambridge University Press.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Suryanto, W., Nisa, A. K., & Syaodih, E. (2020). Penerapan pendekatan metakognitif dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 14(1), 44–56. https://doi.org/10.22342/jpm.v14i1.7077




DOI: https://doi.org/10.29100/jp2m.v12i1.8575

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.