EFEKTIVITAS MODUL PEMBELAJARAN HYPERCONTENT DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN HOTS DI KELAS V SD

Dinda Widyastika, Zulvia Misykah, Raja Sakti Arief Daulay

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas modul pembelajaran hypercontent digital berorientasi HOTS (High Order Thinking Skills) di tingkat sekolah dasar. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan desain kuasi eksperimen, penelitian dilaksanakan di SD Negeri 066038 Simalingkar dengan subjek siswa kelas V. Pengembangan modul mengacu pada taksonomi Anderson & Krathwohl (2001), teori multimedia Mayer (2014), dan prinsip Developmentally Appropriate Practice (DAP). Validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan modul masuk kategori “sangat layak” dan “layak” (persentase 79,7%–90%). Uji coba skala kecil dan besar melibatkan 37–118 siswa, dengan instrumen berupa tes HOTS, angket respons, dan observasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa: kategori “Berkembang Sangat Baik” meningkat dari 20 menjadi 34 siswa, sementara kategori “Mulai Berkembang” menurun dari 35 menjadi 9 siswa. Uji statistik (uji-t, α = 0,05) menghasilkan p-value = 0,000 (< 0,05), membuktikan modul berpengaruh positif terhadap HOTS. Temuan ini menegaskan bahwa modul hypercontent digital beroreintasi HOTS, khususnya pada dimensi berpikir kritis, kreatif, dan mandiri

Keywords


Modul; Hypercontent Digital; HOTS; SD

References


Widyastika, D., Wahyuni, N., Yusnita, N. C., & Daulay, R. S. A. (2025). EFEKTIVITAS PENDEKATAN STEAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 292–303.https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i1.4631

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Cohrssen, C., Tayler, C., & Cloney, D. (2021). Sustained shared thinking in the early years: Associations with educator practice and child characteristics. Early Childhood Research Quarterly, 54, 123–133. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2020.08.003

Damayanti, L., Wijaya, E., & Suryadi, D. (2022). Pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran berbasis proyek di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.26877/jpdi.v7i1.12345

Hasan, S. (2021). Media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 112–125. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i2.40123

Kemendikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka: Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Mayer, R. E. (2014). The Cambridge handbook of multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139547369

Naela Khusna Faela Shufa, N. K. F. S., & Adji, T. P. (2024). Pendekatan Developmentally Appropriate Practice (DAP) dalam pembelajaran STEAM untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 789–802. https://doi.org/10.31851/obsesi.v8i1.10234

Nunnally, J. C. (1978). Psychometric theory (2nd ed.). McGraw-Hill.

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Paggara, I. N., Suwatra, I. W., & Putra, I. G. P. S. (2022). Pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterlibatan belajar anak. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 6(3), 321–332. https://doi.org/10.23887/jisd.v6i3.45678

Priyanti, D., & Warmansyah, A. (2021). Pembentukan karakter berpikir kritis melalui stimulasi lingkungan belajar pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 189–201. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.1234

Purwaningsih, W., & Wangid, M. N. (2021). Indikator berpikir kritis anak usia dini dalam pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 67–79. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.34567

Suyanto, S. (2020). Pendidikan anak usia dini: Teori dan praktik. Penerbit Universitas Negeri Yogyakarta.

Widodo, A., & Suharta, I. G. N. (2021). Hambatan implementasi HOTS dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(3), 345–353. https://doi.org/10.15294/jpii.v10i3.29876

Zaman, B., Hishamuddin, H., & Yatim, N. (2010). The effectiveness of interactive multimedia in early childhood education. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 2(2), 2756–2760. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.03.409




DOI: https://doi.org/10.29100/.v7i4.9411

Refbacks

  • There are currently no refbacks.