ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN EKOSISTEM UNTUK PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA SD

Jasum Novi Daria, Sri Sumarni, Makmum Raharjo

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media video dalam pembelajaran materi ekosistem guna meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Literasi sains merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang mencakup kemampuan memahami konsep ilmiah, berpikir kritis, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Namun, masih banyak siswa SD yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ekosistem karena penyajian materi yang bersifat abstrak dan kurangnya media pembelajaran visual yang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, angket siswa, dan observasi proses pembelajaran. Hasil studi menunjukkan bahwa siswa dan guru sangat membutuhkan media video pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Video dengan durasi 5–10 menit, berisi animasi dan ilustrasi nyata, serta menggunakan bahasa yang sederhana dinilai efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi ekosistem. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan media video berbasis kebutuhan dapat menjadi alternatif strategis untuk meningkatkan literasi sains siswa SD secara signifikan. This study aims to analyze the need for video media in learning ecosystem material to improve elementary school students' scientific literacy. Scientific literacy is an important competency in 21st-century learning that includes the ability to understand scientific concepts, think critically, and apply knowledge in real life. However, many elementary school students still have difficulty in understanding the concept of ecosystems due to the presentation of abstract material and the lack of attractive visual learning media. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through teacher interviews, student questionnaires, and observations of the learning process. The results of the study indicate that students and teachers really need contextual, interactive learning video media that are in accordance with the characteristics of child development. Videos with a duration of 5-10 minutes, containing real animations and illustrations, and using simple language are considered effective in increasing students' interest and understanding of ecosystem material. These findings indicate that the development of needs-based video media can be a strategic alternative to significantly improve elementary school students' scientific literacy.

Keywords


kebutuhan media; video pembelajaran; literasi sains

References


Andriyani, R., & Sugihartono, T. (2022). Pengembangan Video Pembelajaran IPA Berbasis Kontekstual untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, Volume 10 (1). 23-31.

Damayanti, F. (2021). Pengaruh Media Video terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, Volume 6 (2). 123–131. https://doi.org/10.1234/jipd.v6i2.123.

Egok, A. S. (2024). Pelatihan Literasi Digital Untuk Guru SD Dalam Mencetak Smart Kids di Era Teknologi. Jurnal Abdimas Indonesia, Volume 4 (4). 1767-1777. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1140.

Febriani, C. (2017). Pengaruh media video terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif pembelajaran ipa kelas V sekolah dasar. Jurnal Prima Edukasia , Volume 5 (1). 11-21.

Fitri, F., & Ardipal. (2021). Pengembangan video pembelajaran menggunakan aplikasi kinemaster pada pembelajaran tematik di Sekolah Dasar. Basicedu, Volume 5 (6). DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1387.

Gunawan, A. P. (2024). Penggunaan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Sekolah Dasar di SD Negeri 1 Gunung Sari. WIDYALAYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Volume 5 (1). 74-80.

Hajar, S. (2024). Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Dalam Menumbuhkan Minat Siswa Terhadap Matematika Di Madrasah Aliyah. El-Hamra : Kependidikan Dan Kemasyarakatan, Volume 9 (3). 117–122. https://doi.org/10.62630/elhamra.v9i3.326.

Hasanah, U. (2022). Efektivitas Media Video dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA pada Siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, Volume 8 (1). 45–52. [https://doi.org/10.21831/jipi.v8i1.

Hung, Y. C., Hwang, G., & Huang, S. (2020). Effects of Video-Based Flipped Classroom on Students' Reading Performance And Perceptions In A Classical Chinese Course. Interactive Learning Environments, Volume 28 (1). 50-64. DOI:10.1111/bjet.12569.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Latifah, R. N., Santosa, M., & Hidayati, A. (2021). Pengaruh Media Video Edukatif terhadap Literasi Sains Siswa SD. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, Volume 9 (2). 134-142.

Lestari, N., & Widodo, A. (2020). Pengembangan Video Animasi Interaktif Materi Ekosistem untuk Siswa SD. Jurnal Teknologi Pendidikan, Volume 22 (1). 77–85. [https://doi.org/10.21009/jtp.v22i1.

Manurung, P. (2021). Multimedia Interaktif Sebagai Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid 19. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, Volume 14 (1). 1–12. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.33.

Mayer, R. E. (2020). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Mulyasa, E. (2021). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Remaja Rosdakarya.

Nurfadhillah, S. (2021). Media pembelajaran di jenjang SD. Jejak Publisher.

Puspitasari, R., & Suwono, H. (2020). Analisis Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Sains, Volume 8 (2). 98–106. https://doi.org/10.17977/jps.v8i2.

Putri, R., & Prasetyo, Z. (2020). Kendala Pembelajaran Ekosistem pada Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, Volume 11 (2). 100–108.

Rachmadtullah, R., Tristiyanti, D., & Sumantri, M. (2020). The Role of Digital-Based Video Learning Media to Improve Students’ Scientific Literacy in Elementary Schools. Universal Journal of Educational Research, Volume 8 (9). 4067–4074.

Raharjo, M., Safitri, E., & Harlin. (2024). Needs Analysis in Determining the Subitability of Interactive Infographic Learning Media in Elementary Schools. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, Volume 8 (3). https://orcid.org/0000-0003-2276-0556.

Rahmawati, N., Suparman, A., & Prasetyo, A. (2021). Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Interaktif IPA Berbasis Video. Jurnal Teknologi Pendidikan, Volume 23 (1). 88–97. https://doi.org/10.21009/jtp.v23i1.

Ramadhani, S. (2021). Penggunaan Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi Sains Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, Volume 9 (3). 221-230.

Setiawan, A., & Mahmud, A. (2021). Peran Video Animasi dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan, Volume 23 (1). 45-55.

Wahyuni, R. (2020). Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis ADDIE untuk Materi IPA di SD. Jurnal Pendidikan Dasar, Volume 7 (1). 87-95.

Wulandari, R., & Nugroho, A. (2022). Media Animasi Interaktif untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, Volume 9 (1). 55-62.

Yusuf, M., Susanti, L., & Hartati, N. (2020). Penggunaan Media Visual untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, Volume 5 (2). 103-110.




DOI: https://doi.org/10.29100/.v7i4.7881

Refbacks

  • There are currently no refbacks.