Penari Davoda Lima (Penerapan Pengembangan Bahasa Inggris Dalam Bidang Vocabulary Sekolah Dasar Melalui Animasi)

Rizky Meidika Putri
Rosa Rahmayani
Yesyfa Meylany
Yulia Nugrahini


DOI: http://dx.doi.org/10.29100/j-adimas.v7i2.1450

Abstract


ABSTRAK

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang telah dipakai oleh banyak negara di dunia terutama Indonesia. Tak dapat dipungkiri lagi jika Bahasa Inggris menjadi bahasa yang wajib dipelajari oleh masyarakat, terutama kalangan pelajar, baik dari jenjang TK hingga Perguruan Tinggi. Penari Davoda Lima merupakan program yang penerapannya mengembangkan Bahasa Inggris dalam bidang vocabulary di tingkat Sekolah Dasar melalui animasi.Motivasi belajar siswa pada subjek bahasa inggris masih dianggap rendah. Terlebih lagi pada siswa yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar.Kondisi di sekolah pada saat ini pemicunya adalah dari kinerja guru, yang dituntut harus lebih kreatif, inovatif, dan juga professional. Sebagai guru yang kreatif, inovatif, dan professional harus memiliki berbagai macam konsep dan strategi yang dipersiapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Implementasi gagasan ini dapat memberikan suatu media belajar yang sesuai dan dapat memperluas jaringan belajar siswa untuk menunjang proses belajar dikelas.Menunjang kebutuhan sumber belajar dan melatih siswa untuk memanfaatkan teknologi dengan efektif. Penerapan Animasi ini memiliki kelebihan untuk menjadikan siswa kreatif dan imajinatif. Keunggulan dari metode ini adalah pada bentuk medianya yang dimana kemasan media adalah penyempurnaan dari windows office power point, dimana bentuk animasinya lebih menarik dan lebih lengkap. Dalam metode ini tidak hanya mempelajari materi Bahasa Inggris dibidang vocabulary saja, tetapi siswa juga diajarkan keterampilan khusus yang disebut keterampilan dalam bidang teknologi. Keterampilan teknologi ini juga sangat baik untuk memberikan pembelajaran tambahan kepada para siswa untuk mengejar teknologi yang kian maju dan modern.

Kata kunci: Vocabulary, Bahasa Inggris, Animasi

Full Text:

PDF (Indonesian)

Article Metrics :

Abstract view : 56 times
PDF (Indonesian) View : 48 times