PERAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI REVOLUSI MENTAL UNTUK MEMBANGUN GENERASI BANGSA

Mohamad Abdul Roziq Asrori

Sari


Revolusi Mental adalah gerakan seluruh rakyat Indonesia bersama Pemerintah untuk memperbaiki karakter bangsa menjadi Indonesia yang lebih baik. Revolusi digerakkan secara menyelurh dan bersama-sama oleh suatu konsorium yang terdiri dari para tokoh nasional (birokrasi pemerintah, dunia usaha, tokoh agama, akademisi, seniman, budayawan, dan masih banyak lagi). Gerakan ini diharapkan akan terus menyebar menjadi gerakan-gerakan masyarakat di tingkat lokal dan komunitas di seluruh Indonesia. Penggerak Revolusi Mental adalah kita, seluruh bangsa Indonesia utamanya dunia pendidikan. Pembentukan karakter diyakini perlu dan penting untuk dilakukan semua stakeholders pada lapisan bangsa ini, karena dengan pendidikan karakter yang mampu menjadikan anak bangsa ini menjadi maju dengan bermartabat. enam karakter utama sebagai pilar-pilar karakter manusia yang dapat digunakan untuk mengukur dan menilai watak manusia dan perilakunya dalam hal-hal khusus yakni 1) Respect (penghormatan), 2) Responsibility (tanggung jawab), 3) Citizenship Civic Duty (kesadaran berwarga negara), (4) Fairness (keadilan dan kejujuran), 5) Caring (kepedulian dan kemauan berbagi), dan 6) Citizenship (Kewarganegaraan). Sementara mengimplemtasikan pendidikan karaakter diperlukan tindakan positif sebagaimana yang ada pada sifat rosululloh SAW yakni sidiq (benar, jujur), amanah (terpercaya), tabligh (komunikator), dan fathanah(cerdas)

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.