IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN IPS TERINTEGRASI NILAI ANTI KORUPSI

Dwi Cahya Mardhinata (SMPN 2 Campurdarat)


DOI: http://dx.doi.org/10.29100/insp.v17i1.1569

Abstract


Abstrak

Mata pelajaran IPS berperan memfungsionalkan dan merealisasikan ilmu-ilmu sosial yang bersifat teoritik ke dalam dunia kehidupan nyata di masyarakat. Oleh karenanya secara substansi materi IPS mengintegrasikan dan mengorganisasikan secara pedagogik dari berbagai ilmu sosial serta penerapan nilai-nilai karakter bangsa utamanya pendidikan anti korupsi. Secara optimal-nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan melalui beberapa model pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer yang bersumber dari observasi, partisipasi, pengukuran (langsung di lapangan), serta hasil dari interogasi atau wawancara dan data sekunder. Hasil dan pembahasan penerapan pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran Problem based learning atau pembelajaran berbasis masalah yang berisi keteladanan, simulasi, bermain peran dalam mencari solusi pemecahan masalah. Dengan demikian, pembelajaran nilai-nilai budaya dan karakter bangsa tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan pengamalan nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari, sehingga penerapan dari integrasi nilai-nilai anti korupsi dapat terwujud.

Kata kunci:  Model Pembelajaran Berbasis Masalah, IPS, Nilai-Nilai Anti Korupsi.

 

Abstract 

Social studies subjects function to realize and realize theoretical social sciences in the real life world in society. Therefore, in substance the IPS material integrates and organizes pedagogically from various social sciences and the application of national character values, especially anti-corruption education. Optimally, these values can be implemented through several learning models. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data sources consist of primary data sourced from observations, participation, measurements (directly in the field), as well as the results of interrogations or interviews and secondary data. Results and discussion of the application of social studies learning using Problem based learning model or problem based learning which contains role models, simulations, role playing in finding problem solving solutions. Thus, learning cultural values and national character is not only at the cognitive level, but touches on internalization, and real practice in the lives of learners everyday, so that the application of the integration of anti-corruption values can be realized.

Keyword:  Project based learning, social studies, the value of anti corruptuion



References


REFERENSI

Darmawan. (2010). Penggunaan pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran ips di mi darrusaadah pandeglang. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(2), 106–117.

Hairunisya, N. (2014). Pendalungan Culture as the Root of Character Education Entrepreneurship. Journal of Asian Scientific Research, 4(11), 677.

Hairunisya, N. (2018). Analysis of Lesson Plan, Learning Process, Teacher Competence Based on The Indonesian Economics. Dinamika Pendidikan. https://doi.org/10.15294/dp.v13i1.13617

Hariyanto, O. I. B., Iskandar, I., & Rahmasari, G. (2018). Media Pembelajaran Cake Dekorasi Dengan Menggunakan Youtube di Rumah Kue Millah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1). Retrieved from http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/abdimas

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2015). Kompilasi Lomba Ide Beraksi 2014 99+1 Model Pembelajaran AntiKorupsi.

Murdiono, M. (2016). Pendidikan Anti Korupsi Terintegrasi dalam Pembelajaran PKn untuk Menanamkan Karakter Kejujuran di SMP. Jurnal SOCIA Volume 15. No.1 Juni 2016, 166-184, 15(Juni 2016), 1–12.

Titu, M. A. (2015). Prosiding Seminar Nasional 9 Mei 2015 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA MATERI KONSEP MASALAH EKONOMI. Prosiding Seminar Nasional, 176–186.


Article Metrics :

Abstract view : 5 times

PDF (243-253) (Indonesian) View : 3 times

About The Author :

Dwi Cahya Mardhinata (SMPN 2 Campurdarat)