PEMETAAN KEARIFAN LOKAL PROVINSI SUMATERA SELATAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPA DI SMP

Sulistiawati Sulistiawati, Lukman Hakim, Sugiarti Sugiarti, Demi Romawina

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kearifan lokal Provinsi Sumatera Selatan dan mengkaji potensinya sebagai sumber belajar IPA SMP. Penelitian diawali penyebaran angket dengan 40 responden yang bermukim di Sumatera Selatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Sumatera Selatan sangat beragam dan masih hidup dalam kehidupan masyarakat. Kearifan lokal yang dominan meliputi kuliner tradisional (pempek sebagai ikon utama), arsitektur tradisional (Rumah Limas), seni dan kerajinan (songket), tradisi adat dan nilai sosial (sedekah dusun, gotong royong), serta kehidupan berbasis sungai dan rawa (Sungai Musi, perahu tradisional, dan sistem pertanian lebak). Kearifan lokal tersebut memiliki keterkaitan yang kuat dengan konsep IPA. Konsep biologi mencakup etnofarmakologi, sistem pertanian tradisional, perikanan, fermentasi, dan konservasi lingkungan. Konsep fisika meliputi fluida, gaya apung, tekanan, perpindahan panas, energi, dan keseimbangan. Sementara itu, konsep kimia meliputi fermentasi, pengolahan makanan, pewarnaan alami, dan pengawetan tradisional. Responden menilai bahwa kearifan lokal penting dijadikan sumber belajar IPA SMP karena mampu membuat pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, relevan dengan kehidupan siswa, meningkatkan motivasi belajar, mengembangkan keterampilan berpikir ilmiah dan kritis, serta berperan dalam pelestarian budaya dan kepedulian lingkungan. Penelitian ini menghasilkan 40 objek etnosains yang disinkronkan dengan kompetensi IPA SMP sesuai tingkat kognitif, metode, dan media pembelajaran.

Keywords


kearifan lokal; etnosains; pembelajaran kontekstual

References


Aikenhead, G. S. O. M. (2007). Indigenous knowledge and science revisited. Cultural Studies of Science Education, 2(3), 539–620. https://link.springer.com/article/10.1007/s11422-007-9067-8

Astrini N N R. (2025). Dampak modernisasi terhadap ketahanan budaya masyarakat adat. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1270–1275. https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety/article/view/1502/1228

Aikenhead, G. S. O. M. (2007). Indigenous knowledge and science revisited. Cultural Studies of Science Education, 2(3), 539–620. https://link.springer.com/article/10.1007/s11422-007-9067-8

Astrini N N R. (2025). Dampak modernisasi terhadap ketahanan budaya masyarakat adat. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1270–1275. https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety/article/view/1502/1228

Berkes, F. (2012). Sacred ecology. Routledge. https://www.routledge.com/Sacred-Ecology/Berkes/p/book/9781138071490

Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti. https://lib.ui.ac.id/detail?id=20281221

Fuad, Z., Misbah, Hartini, S., & Zainuddin. (2018). Identifikasi kearifan lokal Kalimantan Selatan sebagai sumber belajar fisika kelas X. Seminar Nasional Pendidikan Banjarmasin, 158–169. https://scispace.com/pdf/identifikasi-kearifan-lokal-kalimantan-selatan-sebagai-1s6hupaviq.pdf

Fuadiyah M, Anriska R A, Syarifuddin, & Irwanto D. (2022). Batik Gambo: sebagai ciri khas budaya material dari Sekayu. Danadyaksa Historica, 2(1), 1–10. https://jurnal.um-palembang.ac.id/JDH/article/view/4785/3017

Goib B K, Fitriani N, Wicaksono S A, Yazid M, & Andriani D. (2019). Revitalisasi mata pencaharian di lahan gambut: kerajinan anyaman dari purun sebagai salah satu bentuk usaha berkelanjutan di kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 16(1), 67–87. https://media.neliti.com/media/publications/444597-none-c56e2c81.pdf

Hidayat, M. F., & Sardjono, A. B. S. (2025). Implementation of local wisdom: Penerapan ornamen kain songket palembang pada bangunan, ruang publik dan infrastruktur di kota Palembang. Jurnal Arsitektur ARCADE, 9(2), 235–241. https://e-journal.ukri.ac.id/index.php/arcade/article/view/4126/1104

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Corwin Press.

Kemendikbud. (2023). . Data warisan budaya takbenda Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://referensi.data.kemendikdasmen.go.id/budayakita/wbtb

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu Antropologi . Rineka Cipta.

Kumparan. (2025). 8 Kearifan lokal Sumatera Selatan yang harus dilestarikan. . Kumparan.Com. https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/8-kearifan-lokal-sumatera-selatan-yang-harus-dilestarikan-24J5lJtjKX4/full

Luciani, R. ., & Malihah, E. (2020). Analisis nilai-nilai kearifan lokal rumah limas di Sumatera Selatan. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 2(1), 11–18. https://ijsed.ap3si.org/index.php/journal/article/view/16/16

Maryamah, Ramadhona S, Zannah Z, Anggraini Z, & Ilbari T I. (2025). Kuliner Melayu di Sumatera Selatan. Modeling, 12(2), 71–77. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/2849/1616

Mercer J, Kelman I, TaranisL, & Suchet‐Pearson, S. (2010). Framework for integrating indigenous and scientific knowledge for disaster risk reduction. Disasters, 34(1), 2014–2239. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1467-7717.2009.01126.x

Mulyana, E. (2025). Eksplorasi kearifan lokal dalam praktik usahatani padi rawa lebak di desa Pematang Bangsal. Fruitset Sains, 13(2), 178–187. https://iocscience.org/ejournal/index.php/Fruitset/article/view/6359/4173

Mulyana E, Junaidi Y, & Soraya M. (2021). Relevance of local wisdom towards efforts to achieve sustainable food sovereignty in Bangsal village, Pampangan district, Ogan Komering Ilir regency. Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands, 10(2), 187–194. https://jlsuboptimal.unsri.ac.id/index.php/jlso/article/view/512/491

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. https://www.oecd.org/en/publications/pisa-2018-results-volume-i_5f07c754-en/full-report.html

Oktaviana, D., Hartini, S., & Misbah, M. (2017). Pengembangan modul fisika berintegrasi kearifan lokal membuat minyak Lala untuk melatih karakter sanggam. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 5(3), 272–285. https://doi.org/10.20527/bipf.v5i3.3894

Putri A, Yuniarsih S, Irmawanti J P, Shofyan H, Putri E A, & Zamhari A. (2025). Upaya melestarikan tari tanggai sebagai budaya tradisional Sumatera Selatan pada generasi milenial. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(2), 826–829. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/2589/944

Rahayu W E, & Sudarmin. (2015). Pengembangan modul IPA terpadu berbasis etnosains tema energi dalam kehidupan untuk menanamkan jiwa konservasi siswa. Unnes Science Education Journal, 4(2), 920–926. https://journal.unnes.ac.id/sju/usej/article/view/7943

Rahmawati, Y. R. A. (2017). Empowering students’ chemistry learning: The integration of ethnochemistry in culturally responsive teaching. Chemistry Education Research and Practice, 18(4), 636–649. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=600081

Rahmawati Y, & Ridwan A. (2018). Should we transform? Integration cultural ethics and values in chemistry teaching and learning. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 383–385. file:///C:/Users/Owner/Downloads/Should_We_Transform_Integration_Cultural_Ethics_An.pdf

Sanjaya W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Satria A. (2015). Pengantar Sosiologi masyarakat pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Satriawan, M., & Rosmiati, R. (2016). Pengembangan bahan ajar fisika berbasis kontekstual dengan mengintegrasikan kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika pada mahasiswa. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 6(1), 1212–1217. https://doi.org/10.26740/jpps.v6n1.p1212-1217

Setiawan B, Innatesari D. K., Sabtiawan W. B, & Sudarmin. (2017). The Development of local wisdom-based natural science module to improve science literation of students. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 49–54. https://journal.unnes.ac.id/nju/jpii/article/view/9595/6303

Siaga E, & Lakitan B. (2021). Pembibitan padi dan budidaya sawi hijau sistem terapung sebagai alternatif budidaya tanaman selama periode banjir di lahan rawa lebak, Pemulutan, Sumatera Selatan. AbdimasUnwahas, 6(1), 1–6. https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/ABD/article/view/4424

Snively, G. , & C. J. (2001). Discovering indigenous science: Implications for science education. Science Education, 85(1), 6–34. https://doi.org/10.1002/1098-237X(200101)85:1<6::AID-SCE3>3.0.CO;2-R

Sudarmin. (2014). Pendidikan karakter, etnosains dan kearifan lokal (Konsep dan penerapannya dalam penelitian dan pembelajaran sains) (Parmin, Ed.; Pertama). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. https://lib.unnes.ac.id/27040/2/PENDIDIKAN_KARAKTER_ETNOSAINS_SUDARMIN.pdf

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.

Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Erlangga. https://repository.unesa.ac.id/sysop/files/2023-04-17_Buku%205_EE.pdf

Syachroni, S. H., & Helida, A. (2022). Traditional Palembang society wisdom on natural resource management for food security. Journal of Global Sustainable Agriculture, 3(1), 19. https://doi.org/10.32502/jgsa.v3i1.5307

Syam M N R, Bektiarso S, & Prihandono T. (2024). Implementasi pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan nilai karakter Profil Pelajar Pancasila. Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA , 6(2), 411–418. https://jurnal.stkippgritulungagung.ac.id/index.php/eduproxima/article/view/5084/pdf

Trianto. (2010). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bumi Aksara.

Trilling B, & Fadel C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass. https://www.wiley.com/en-us/21st+Century+Skills%3A+Learning+for+Life+in+Our+Times-p-9780470553916

Wargadalem, F. R., Wasino, & Yulifar, L. (2023). Pempek Palembang: history, food making tradition, and ethnic identity. Journal of Ethnic Foods, 10(1). https://doi.org/10.1186/s42779-023-00209-z




DOI: https://doi.org/10.29100/eduproxima.v8i3.9889

Refbacks

  • There are currently no refbacks.