ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODUL HYBRID IPA BERBASIS OIL PALM INDUSTRY TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP

Septi Winarti, Zulirfan Zulirfan, Fitra Suzanti

Abstract


Kemampuan literasi sains siswa SMP di Indonesia masih rendah, sebagaimana ditunjukkan hasil PISA yang menempatkan Indonesia pada peringkat bawah. Kondisi ini dipengaruhi pembelajaran IPA yang masih dominan teoritis, kurang kontekstual, serta minim inovasi media. Guru cenderung bergantung pada buku paket dan LKPD, sementara pemanfaatan potensi lokal dalam pembelajaran belum optimal. Padahal, siswa lebih mudah memahami IPA jika materi dikaitkan dengan lingkungan sekitar, misalnya industri kelapa sawit yang dekat dengan kehidupan mereka di Riau. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap 45 siswa SMP dan 23 guru IPA di sekitar perkebunan kelapa sawit. Instrumen berupa kuesioner dianalisis deskriptif pada tiga aspek: pembelajaran kontekstual, media pembelajaran, dan literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki pemahaman cukup baik mengenai pembelajaran kontekstual, tetapi penerapannya belum merata. Siswa menunjukkan pengetahuan awal, minat tinggi, serta kemudahan belajar ketika materi dikaitkan dengan kelapa sawit, meskipun keterampilan literasi sains seperti observasi, analisis, pemecahan masalah, dan komunikasi ilmiah masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan modul hybrid IPA berbasis industri kelapa sawit yang menggabungkan cetak dan fitur digital interaktif. Modul ini berpotensi meningkatkan literasi sains siswa melalui pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan nyata.

Keywords


Literasi sains; modul hybrid; pembelajaran kontekstual; oil palm industry

References


Abdullah, R. (2012). Pembelajaran Berbasis Pemanfaatan Sumber Belajar. Jurnal Ilmiah Didaktika, 12(2), 216–231. https://doi.org/10.22373/jid.v12i2.449

Akmal, A. U. (2021). Analisis etnosains dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar Kota Padang dan Bukittinggi. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(2), 1–10. https://doi.org/10.24036/jippsd.v4i2.111385

Azmi, A., Siregar, A. M., & Nasution, S. A. (2023). Pengembangan e-modul berbasis potensi lokal untuk meningkatkan literasi sains siswa SMA. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(1), 96–104.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik kelapa sawit Indonesia 2022 [Indonesia oil palm statistics] (Vol. 16). Jakarta: Badan Pusat Statistik. (Nomor publikasi 05100.2312) Retrieved from https://www.bps.go.id/id/publication/2023/11/30/160f211bfc4f91e1b77974e1/statistik-kelapa-sawit-indonesia-2022.html

Braaten, M., & Windschitl, M. (2011). Working toward a stronger conceptualization of scientific explanation for science education. Science Education, 95(4), 639–669. https://doi.org/10.1002/sce.20449

Dian Eka Safitri. (2022). Pengembangan modul pembelajaran IPA berbasis etnosains pada materi gerak untuk meningkatkan literasi sains pada siswa kelas IV SD (Skripsi sarjana,

Universitas Muhammadiyah Mataram. Diakses dari https://repository.ummat.ac.id/4605/

Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108–116. https://doi.org/10.29303/jipp.v5i2.122

Herdiana, D., Yuliani, R., & Rahmat, A. (2021). Pengembangan e-modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan potensi lokal untuk meningkatkan literasi sains siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 10(2), 129–138. Diakses pada https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/article/view/57247

Humairah, L. P., & Sri Wahyuni. (2024). Development of a Digital Flipbook-based Science E-Module to Improve Science Literacy for Junior High School Students. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(1), 26–34. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i01.p26-34

Imran, A., Amini, R., & Fitria, Y. (2020). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Model Learning Cycle 5E di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 343–349. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.691

Ismaidar, I. (2021). Meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran quantum teaching pada pokok bahasan rantai makanan siswa Kelas VI/D MIN 1 Kota Banda Aceh tahun pelajaran 2017/2018. Jurnal Serambi Edukasi, 5(1). Diakses pada http://ojs.serambimekkah.ac.id/index.php/serambi-edukasi/index

Julianti, J., Rahayu, H. M., & Qurbaniah, M. (2023). Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal di kawasan hutan adat Tawang Panyai Kabupaten Sekadau pada materi ekosistem. BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 5(2), 82–96. https://doi.org/10.31605/bioma.v5i2.2855

Kemendikbudristek. (2023). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kurikulum.kemdikbud.go.id

Kristyowati, R., & Purwanto, A. (2019). Pembelajaran Literasi Sains Melalui Pemanfaatan Lingkungan. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(2), 183–191. https://doi.org/10.24246/j.js.2019.v9.i2.p183-191

Novitasari, M., Connie, C., & Risdianto, E. (2022). Pengembangan e-modul berbasis web sebagai bahan ajar fisika pada materi gelombang bunyi di SMA. Jurnal Kumparan Fisika, 4(3), 203–212. https://doi.org/10.33369/jkf.4.3.203-212

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan Dasar dan Menengah. BSNP Indonesia. Diakses pada http://bsnpindonesia.org

Pratiwi, S. N., Cari, C., & Aminah, N. S. (2019). Pembelajaran IPA Abad 21 dengan Literasi Sains Siswa. Jurnal Materi Pembelajaran Fisika (JMPF), 9(1), 34–42. https://doi.org/10.20961/jmpf.v9i1.31612

Rusilowati, A., Kurniawati, L., Nugroho, S. E., & Widiyatmoko, A. (2016). Developing an instrument of scientific literacy asessment on the cycle theme. International Journal of Environmental and Science Education, 11(12), 5718–5727.https://doi.org/10.12973/ijese.2016.711a

Seah, L. H. (2016). Understanding the Conceptual and Language Challenges Encountered by Grade 4 Students When Writing Scientific Explanations. Research Education, 46(3), 413–437. https://doi.org/10.1007/s11165-015-9464-z

Sijabat, A., & Juanta, P. (2023). Literatur Review: Analisi Model Pembelajaran Blended Learning Dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 905–914. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5602

Sulistri, E., Sunarsih, E., Utama, E. G., & Moseki, U. R. (2020). The development of digital pocketbook based on the ethnoscience of the Singkawang City to increase students' scientific literacy on heat matter and its transfer. JETL (Journal of Education, Teaching and Learning. 5(2), 263–268. https://doi.org/10.26737/jetl.v5i2.2042

Tursinawati. (2016). Penguasaan Konsep Hakikat Sains dalam Pelaksanaan Percobaan pada Pembelajaran IPA di SDN Kota Banda Aceh. Jurnal Pesona Dasar, 2(4), 72–84.

Wahyuni, A. S. (2022). Literature review: Pendekatan berdiferensiasi dalam pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 118–126. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.562

Wilujeng, R. S. (2020). Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 154–165. https://doi.org/10.32832/edukha.v1i2.3935

Yulianti, A., Retno, R. S., & Laksmono, M. S. D. (2023). Pengembangan modul literasi berbasis etnosains budaya lokal Ponorogo untuk siswa sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan, dan Humaniora (SENASSDRA), 2(1), 288–298. Diakses padahttps://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/view/4150




DOI: https://doi.org/10.29100/eduproxima.v8i3.9871

Refbacks

  • There are currently no refbacks.