KESELARASAN ATAU KETIMPANGAN? ANALISIS PEMAHAMAN DAN PRAKTIK PEMBELAJARAN IPA BERDASARKAN KONSEP PEMBELAJARAN BERMAKNA AUSUBEL DI SMPN BANJARMASIN

Ellyna Hafizah, Sauqina Sauqina, Syubhan Annur

Abstract


Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran awal mengenai pemahaman dan praktik pengajaran guru IPA di SMP negeri Kota Banjarmasin terhadap prinsip pembelajaran bermakna menurut Ausubel. Fokus ini dipilih sejalan dengan kebijakan terbaru pemerintah yang mendorong implementasi pembelajaran mendalam, yang mencakup pembelajaran menyenangkan, bermakna, dan berkesadaran. Di antara ketiga pendekatan tersebut, pembelajaran bermakna memiliki akar paling panjang dalam praktik pendidikan di Indonesia dan secara konseptual beririsan langsung dengan penguasaan pengetahuan. Konteks implementasi kebijakan, perubahan pendekatan pembelajaran saat ini sangat bergantung pada kemampuan guru menginterpretasikan konsep pembelajaran mendalam secara mandiri, mengingat keterbatasan akses pelatihan formal yang hanya menjangkau sebagian kecil guru, khususnya di wilayah lahan basah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada praktik pengajaran guru IPA lulusan FKIP di SMP berlingkungan lahan basah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen jurnal harian dari 12 guru dengan variasi sekolah, gender, dan pengalaman mengajar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik reflektif dan tabulasi kesesuaian praktik pembelajaran selama empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pemahaman guru tentang pembelajaran bermakna yang tidak selalu selaras dengan konsep Ausubel, serta ketidakkonsistenan dalam praktik pembelajaran di kelas. Temuan ini menegaskan pentingnya observasi langsung dan evaluasi lapangan untuk memahami tantangan nyata dalam upaya transformasi praktik pembelajaran di Indonesia.

Keywords


Pembelajaran bermakna Ausubel; case study

References


Ausubel, D. P. (1960). “The use of advance organizers in the learning and retention of meaningful verbal material.,” J Educ Psychol, vol. 51, no. 5, pp. 267–272, 1960, doi: 10.1037/h0046669.

Ausubel, D. P. (1963). The psychology of meaningful verbal learning. New York: Grune & Stratton.

Ausubel, D. P., Novak, J. D., & Hanesian, H. (1978). Educational psychology: A cognitive view. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Blake, B., & Pope, T. (2015). “Developmental psychology: Incorporating Piaget’s and Vygotsky’s theories in classrooms,” Journal of Cross-Disciplinary Perspectives in Education, vol. 1, no. 1, pp. 59–67.

Bryce, T. G. K., & Blown, E. J. (2024). “Ausubel’s meaningful learning re-visited,” Current Psychology, vol. 43, no. 5, pp. 4579–4598.

BSKAP, “Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua,” Jakarta, 2025.

Creswell, J. (2017). Research Design Edisi 4: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran, Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fraenkel, J.R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education, 8th ed. New York: McGraw-Hill.

Guskey, T. R. (2002). “Teacher Change Professional Development and Teacher Change,” Teachers and Teaching : Theory and Practice, vol. 8, no. 3, pp. 381–391, doi: 10.1080/135406002100000512.

Hane, J. J., McArthur, J. (2002). “Four case studies of prospective science teachers’ beliefs concerning constructivist teaching practices,” Sci Educ, vol. 86, no. 6, pp. 783–802, doi: https://doi.org/10.1002/sce.10038.

Jones, M. G., & Park, S. (2023). Science Teacher Attitudes and Beliefs: Reforming Practice. In N. G. Lederman, D. L. Zeidler, & J. S. Lederman (Eds.), Handbook of Research in Science Education: Vol. III.




DOI: https://doi.org/10.29100/eduproxima.v8i3.9734

Refbacks

  • There are currently no refbacks.