REDUKSI FREKUENSI MISKONSEPSI SISWA KELAS X PADA MATERI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DAN KIT MEKANIKA

Reina Agustin Olii, Asri Arbie, Wahyu Mu’zizat Mohamad

Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran Deep Learning yang dipadukan dengan penggunaan KIT Mekanika dalam mereduksi frekuensi miskonsepsi siswa pada materi sumber energi alternatif. Subjek penelitian terdiri atas tiga kelas, yaitu satu kelas eksperimen (XC) dan dua kelas replikasi (XD dan XG). Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan instrumen berupa tes diagnostik three-tier multiple choice. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji z dua proporsi, dan perhitungan normalized gain (n-gain). Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi miskonsepsi dari 7,0 menjadi 2,83 pada kelas eksperimen, dari 5,9 menjadi 1,66 pada kelas replikasi 1, serta dari 6,37 menjadi 1,0 pada kelas replikasi 2. Nilai n-gain sebesar 0,65 (kelas eksperimen), 0,71 (kelas replikasi 1), dan 0,78 (kelas replikasi 2), yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Uji hipotesis turut menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning berbantuan KIT Mekanika berpengaruh dalam mereduksi miskonsepsi siswa pada materi sumber energi alternatif.

Keywords


Deep Learning; KIT Mekanika; Miskonsepsi

References


Abdjul, T., dan Uloli, R. (2020). Peningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Penggunaan Kit Ipa Pada Pembelajaran Fisika. Jambura Physics Journal, 1(2), 65–77. https://doi.org/10.34312/jpj.v1i2.5382

Dessie, E., Gebeyehu, D., & Eshetu, F. (2023). Enhancing critical thinking, metacognition, and conceptual understanding in introductory physics: The impact of direct and experiential instructional models. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 19(7). https://doi.org/10.29333/ejmste/13273

Driver, R. (1989). Students’ conceptions and the learning of science. International Journal of Science Education, 11(5), 481–490. https://doi.org/10.1080/0950069890110501

Ernawati, T., & Septiani, D. (2023). Efektivitas Pembelajaran Sains Menggunakan Media KIT Fisika Terhadap Pemahaman Konsep. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 10(1), 24–29. https://doi.org/10.30738/cjipf

Fadhilah, N., Risanti, D. D., Wahyuono, R. A., Sawitri, D., Mawarani, L. J., Zulkifli, Z., Muharja, M., Arimbawa, I. M., & Raafi’u, B. (2023). Energy Experiment Teaching Kit sebagai Alat Bantu Materi Pembelajaran Energi Terbarukan yang Interaktif dalam Meningkatkan Keterampilan Sains Siswa SDN Ajung 01 Kalisat. Sewagati, 7(4), 634–642. https://doi.org/10.12962/j26139960.v7i4.591

Fariyani, Q., & Rusilowati, A. (2015). Pengembangan Four-Tier Diagnostic Test Untuk Mengungkap Miskonsepsi Fisika Siswa SMA Kelas X. Dalam JISE (Vol. 4, Nomor 2). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jise

Veronicca, R., Gunawan, G., Harjono, A., & ’Ardhuha, J. (2020). Pengembangan perangkat pembelajaran dengan pendekatan konflik kognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah momentum dan impuls peserta didik. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 1(4), 167–173.

Juita, Z., Sundari, P. D., Sari, S. Y., & Rahim, F. R. (2023). Identification of Physics Misconceptions Using Five-tier Diagnostic Test: Newton’s Law of Gravitation Context. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(8), 5954–5963. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i8.3147

Karwasz, G. P., & Wyborska, K

Abdjul, T., dan Uloli, R. (2020). Peningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Penggunaan Kit Ipa Pada Pembelajaran Fisika. Jambura Physics Journal, 1(2), 65–77. https://doi.org/10.34312/jpj.v1i2.5382

Astuti, I. A. D., Bhakti, Y. B., Prasetya, R., dan Rahmawati, Y. (2023). Four Tier-Relativity Diagnostic Test (4T-RDT) to Identify Student Misconception. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 8(1), 75. https://doi.org/10.26737/jipf.v8i1.3668

Azizah, N., Rita Sulistya Dewi, E., Susatyo Nugroho, A., dan Patonah, S. (2024). Analysis of Students’ Misconceptions on Energy Materials and Their Changes in the Classroom X Te SMKN 1 Ampelgading. Journal of Sustainable and Science Education (JSSE), 1(1), 12–16. https://doi.org/10.25134/jsse.v1i1.897

Dessie, E., Gebeyehu, D., dan Eshetu, F. (2023). Enhancing critical thinking, metacognition, and conceptual understanding in introductory physics: The impact of direct and experiential instructional models. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 19(7). https://doi.org/10.29333/ejmste/13273

Driver, R. (1985). Children’s ideas in science. Milton Keynes: Open University Press.

Entino, R., Hariyono, E., & Lestari, N. A. (2021). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik Sekolah Menengah Atas pada materi Fisika. PENDIPA Journal of Science Education, 6(1), 177–182. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.177-182

Ernawati, T., & Septiani, D. (2023). Efektivitas Pembelajaran Sains Menggunakan Media KIT Fisika Terhadap Pemahaman Konsep. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 10(1), 24–29. https://doi.org/10.30738/cjipf

Fadhilah, N., Risanti, D. D., Wahyuono, R. A., Sawitri, D., Mawarani, L. J., Zulkifli, Z., Muharja, M., Arimbawa, I. M., & Raafi’u, B. (2023). Energy Experiment Teaching Kit sebagai Alat Bantu Materi Pembelajaran Energi Terbarukan yang Interaktif dalam Meningkatkan Keterampilan Sains Siswa SDN Ajung 01 Kalisat. Sewagati, 7(4), 634–642. https://doi.org/10.12962/j26139960.v7i4.591

Halim, A., dan Rizki, M. A. (2024). Analysis of Technological Pedagogical And Content Knowledge Teachers physics Overcoming Misconceptions Newton’s Law. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 9(2), 241. https://doi.org/10.26737/jipf.v9i2.5173

Karwasz, G. P., dan Wyborska, K. (2023). How Constructivist Environment Changes Perception of Learning: Physics Is Fun. In Education Sciences (Vol. 13, Issue 2). MDPI. https://doi.org/10.3390/educsci13020195

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.2025. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Kishore, P., & Kisiel, J. (2013). Exploring high school students’ perceptions of solar energy and solar cells. International Journal of Environmental and Science Education, 8(3), 521–534. https://doi.org/10.12973/ijese.2013.216a

Kulgemeyer, C., dan Geelan, D. (2024). Towards a constructivist view of instructional explanations as a core practice of science teachers. Science Education, 108(4), 1034–1050. https://doi.org/10.1002/sce.21863

Kusuma, P. N., & Redhana, W. (n.d.). Exploring The Trends And Strategies Of Physics Misconception Remediation: A Systematic Literature Review Article Info. https://doi.org/10.59052/edufisika.v10i2.44622

Lee, R. P. (2016). Misconceptions and biases in German students’ perception of multiple energy sources: implications for science education. International Journal of Science Education, 38(6), 1036–1056. https://doi.org/10.1080/09500693.2016.1176277

Matsushita, K. (2017). Deep Active Learning in Science Education: Focusing on the Practice and Research of Conceptual Change.

Piaget, J. (1950). The psychology of intelligence. London: Routledge & Kegan Paul.

Resbiantoro, G., Setiani, R., dan Dwikoranto. (2022). A Review of Misconception in Physics: The Diagnosis, Causes, and Remediation. Journal of Turkish Science Education, 19(2), 403–427. https://doi.org/10.36681/tused.2022.128

Retno Artiawati, P., Muliyani, R., dan Kurniawan, Y. (2018). Identifikasi Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Menggunakan Three Tier-Test Pada Materi Gerak Lurus Berubah Beraturan (Glbb). In Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika (Vol. 3).

Samsudin, A., Zulfikar, A., Saepuzaman, D., Suhandi, A., Aminudin, A. H., Supriyadi, S., dan Coştu, B. (2024). Correcting grade 11 students’ misconceptions of the concept of force through the conceptual change model (CCM) with PDEODE*E tasks. Journal of Turkish Science Education, 21(2), 212–231. https://doi.org/10.36681/tused.2024.012

Sasmita, P. R. (2017). Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing Menggunakan Media KIT Fisika: Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 6(1), 95–102. https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v6i1.599

Solikhah, M., Arbie, A., Pikoli, M., dan Uloli, R. (2025). Pengaruh Penggunaan KIT Mekanika terhadap Frekuensi Miskonsepsi Peserta Didik pada Kelas VIII MTs Al-Huda Gorontalo Topik Pesawat Sederhana. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 349–358. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v5i2.1418

Sudjana, N. (2005). Metode statistika. Bandung: Tarsito, Indonesia

Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Sumarni, R. A., dan Yona Okyranida, I. (2025). Deep Learning in Physics Education: Exploring the Potential of Mindful, Meaningful, and Joyful for a Better Learning Experience. Navigation Physics: Journal of Physics Education, 7(1).

Syaharudin, N., Daud, N., Mustamam, M., Karim, A., Wan, S., Wan, N., Nurulhuda, H.D dan Rahman, A. (2015). Misconception and Difficulties in Introductory Physics Among High School and University Students : An Overview in Mechanics Miskonsepsi dan Kesukaran Fizik Pengenalan dalam Kalangan Pelajar Sekolah Menengah Atas dan Universiti : Satu tinjauan bagi tajuk Mekanik. EDUCATUM-Journal of Science, Mathematics and Technology, 2(1), 34–47.

Uchino, K. (2021). Misconceptions in Piezoelectric Energy-Harvesting System Development. 1. https://doi.org/10.3390/micromachines2021-09570

Wahyuddin, W., Ernawati, E., Satriani, S., dan Nursakiah, N. (2022). The Application of Collaborative Learning Model to Improve Student’s 4cs Skills. Anatolian Journal of Education, 7(1), 93–102. https://doi.org/10.29333/aje.2022.718a

Yerni Manurung, C., Tiur, H. M., Oktavianty, E., dan Tir Maria, H. (2022). Analisis Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Hukum Newton Di SMA Negeri 7 Pontianak. 11. https://doi.org/10.26418/jppk.v11i11.59769




DOI: https://doi.org/10.29100/eduproxima.v8i3.9587

Refbacks

  • There are currently no refbacks.