KAJIAN ETNOSAINS TRADISI NGERATENG LAMPAD DESA PANGSAN DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN IPA SMP

I Wayan Sugihartha, I Nyoman Suardana, Ni Made Pujani

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan kajian etnosains Tradisi Ngerateng Lampad di Desa Pangsan sebagai pendukung pembelajaran IPA SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnosains dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Banjar Sekarmukti-Pundung, Desa Pangsan, Petang, Badung, Bali. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling dengan subjek adalah daha teruna, masyarakat, dan Pemangku Pura Penataran Agung sebanyak 5 orang, serta Guru IPA di SMP Negeri 1 Petang sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang digunakan dalam tradisi Ngerateng Lampad merupakan alat masak secara umum, dan terdapat alat khas seperti ceeng, sikut, dacin, sepit, pengukur, lumpang alu dan semat, sedangkan bahan yang digunakan terdiri dari 25 bahan utama dan bahan tambahan berupa base manis. Tahapan dalam Ngerateng Lampad meliputi ngerereh lampad, mejejaitan, ngerateng lampad, ngadonin, nanding, ngaturan (nyangkebin) dan ngepah lampad. Hasil kajian sains ilmiah dari Tradisi Ngerateng Lampad relevan dan dapat mendukung materi dalam pembelajaran IPA SMP, seperti pengukuran, klasifikasi makhluk hidup, struktur dan jaringan tumbuhan, klasifikasi materi dan perubahannya, kalor dan perpindahannya, usaha dan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari, zat aditif, tekanan, dan sistem perkembangbiakan tumbuhan.

Keywords


Etnosains; Pembelajaran IPA; Ngeranteng Lampad

References


Aprianti, M., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2022). Kebudayaan Indonesia di Era Globalisasi terhadap Identitas Nasional Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 996-998.

Apriani, I., & Yani, M. (2018). Kadar Vitamin C dan Organoleptik Manisan Basah Lidah Buaya (Aloe Vera) pada Konsentrasi Air Kapur (Ca(OH)2) yang Berbeda. Edubiotik: Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan, 3(1), 15-18.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta.

Dewi, G. P., Kuntorini, E. M., & Pujawati, E. D. (2021). Struktur Anatomi dan Uji Histokimia Terpenoid dan Fenol Dua Varietas Sirih Hijau (Piper betle L.). BIOSCIENTIAE, 17(2), 1-14.

Fadjarajani, S., & Rosali, E. S. (2020). Metodologi Penelitian Pendekatan Multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.

Fajarini, U. (2014). Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 1(2), 123-130.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Get Press.

Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108-116.

Hadi, W. P. (2019). Terasi Madura: Kajian Etnosains dalam Pembelajaran IPA untuk Menumbuhkan Nilai Kearifan Lokal dan Karakter Siswa. Quantum: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 10 (1), 45.

Hardanie, B. D. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Mahendra, P. R. A., & Kartika, I. M. (2021). Membangun Karakter Berlandaskan Tri Hita Karana Dalam Perspektif Kehidupan Global. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2), 423-430.

Masfufah, F. H., & Ellianawati, E. (2020). Peningkatan Literasi Sains Siswa Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Bermuatan Etnosains. UPEJ Unnes Physics Education Journal, 9(2), 129-138.

Mawati, A. T. (2021). Strategi pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.

OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD Publishing.

Prahani, B. K., Deta, U. A., Lestari, N. A., Yantidewi, M., Jauhariyah, M. N. R., Kelelufna, V. P., & Mahtari, S. (2021). A Profile Of Senior High School Students’ Science Process Skills On Heat Material. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1760, No. 1, p. 012010). IOP Publishing.

Rahayu, R. D. (2021). Pengembangan Pendidikan Nasional Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Terapun : Ilmu – Ilmu Sosial, 03 (01),17-25.

Reveny, J. (2011). Antimicrobial Activity Of The Extract And Fraction Of Red Betel Leaf (Piper Betle Linn.). Jurnal Ilmu Dasar, 12(1), 6-12.

Rismawati, M., Agnata, R., Aini, A. N., & Kurniawati, W. (2024). Kajian mekanik pada materi pesawat sederhana review publikasi ilmiah. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 20-28.

Setiawan, Y. A. (2020). Strategi Implementasi Program Outing Class Untuk Membangun Karakter Kebangsaan Siswa. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 08 (04), 476-488.

Sholikah, L., & Pertiwi, F. N. (2021). Analysis Of Science Literacy Ability Of Junior High School Students Based On Programme For International Student Assessement (PISA). INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 2(1), 95-104.

Suastra, I. W. (2010). Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Untuk Mengembangkan Kompetensi Dasar Sains Dan Nilai Kearifan Lokal Di SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(1), 8-16.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif Dan Konstruktif. Bandung: Alfabeta.

Suparno, N. R. (2020). Pengaruh Formulasi Pasta Gigi Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper Betle L), Biji Pinang (Areca Catechu) dan Gambir (Uncaria Gambir) Terhadap Hambatan Pertumbuhan Bakteri Streptococcus. Cerata Jurnal Ilmu Farmasi, 11(2), 15-21.

Suyanto., Wantini., Pambudi, D. I., Hamami, T., Rachmawati, Y., & Nofiaturrahmah, F. (2022). The Influence of Meaning in Life and Teacher Leadership on Teacher Professionalism through Structural Equation Model. International Journal of Instruction. 15(3), 561-580.

Syazali, M. U. (2022). Peran Kebudayaan Dalam Pembelajaran IPA Di Indonesia: Studi Literatur Etnosains. Jurnal Educatio, 8 (1), 344-354.

Widodo, W., Rachmadiarti, F., & Hidayati, S. N. (2017). Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam (edisi 4). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,Kemendikbud.




DOI: https://doi.org/10.29100/.v8i2.9285

Refbacks

  • There are currently no refbacks.