PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATERI PENGUKURAN MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 1 KAMULAN KECAMATAN DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK SEMESTER I TAHUN 2016/2017

Nanik Sukarwati

Abstract


Dari hasil pengambilan nilai yang dilakukan peneliti pada ulangan sebelumnya di SDN 1 Kamulan pada materi yang sama yakni pengukuran. Menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa 68,78%. Hal ini disebabkan oleh suasana belajar yang kurang mendukung dan ketidakseriusan peserta didik dalam belajar, rata-rata peserta didiknya tidak mau mengerjakan PR dengan berbagai alasan. Kalaupun ada anaknya tetap dan tidak lebih dari dua puluh lima orang perkelas. Namun beliau sendiri menyimpulkan bahwa alasan utamanya adalah minat belajar yang kurang. Sesuai dengan uraianpada latar belakang masalah di atas, dapat dirumuskan masalah yang menjadi fokus dalam penelitian tindakan kelas, yaitu “Bagaimana peningkatan prestasi belajar materi Pengukuran melalui metode demonstrasi pada siswa kelas I SD Negeri 1 Kamulan Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Semester I Tahun 2016/2017?” Penelitian tindakan kelas  ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar materi Pengukuranmelalui metode demonstrasipada siswa kelas I SD Negeri 1 Kamulan Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Semester I Tahun 2016/2017. Metode demonstrasi adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan meragakan atau mempertunjukkan kepada siswa suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari, baik sebenarnya ataupun tiruan, yang sering disertai dengan penjelasan lisan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas I SDN 1 Kamulan. Jumlah subyek penelitian sebanyak 16 siswa semester I tahun 2016/2017. Alasan peneliti melakukan penelitian diKelas I karena siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran Matematika. Hal ini diketahui dari nilai rata rata siswa tersebut masih banyak yang dibawah KKM. Berdasarkan langkah-langkah yang diterapkan ke dalam 2 siklus pada penelitian tindakan ini dapat disimpulkan bhawa dengan penerapan metode demonstrasi terbukti mampu meningkatkan prestasi belajar siswa yaitu terjaidnya peningkatan prestasi belajar siswa pada pembelajaran matematika siklus siklus I 79,38 meningkat sebesar 10,00 pada siklus II menjadi 89,38 Jumlah siswa yang tuntas juga mengalami peningkatan dari 12 pada siklus I meningkat 4 anak menjadi 16 anak. Prosentase ketuntasan pada siklus I : 75,00% meingkat sebesar 25,00% menjadi 100% pada siklus II.

Keywords


demosntrasi, prestasi belajar, pengukuran

References


Arikunto Suharsimi. 1991. Prosedur PenelitianSuatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Aksara Baru.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. 2007. Qualitative Research In Education. Boston: Allyn & Bacon.

Depdikbud 1994, Teknik Pembelajaran Bidang Studi Matematika, Jakarta : Depdikbud

Depdiknas. 2007. Pedoman Teknis Pelaksanan CAR (Classroom Action Research), Jakarta, Depdiknas

Hadi, Sutrisno. 2006. Metodologi Research 2. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UniTrenggalekersitas Gajah Mada Yogyakarta.

P3M SUP 2009.Jurnal Gentengkali, Surabaya : Depdikbud Kanwil Jatim

P3M SIAT 2002, Pelangi Pendidikan, Jakarta : Depdiknas.

Prayitno, Ellida, 1989, MotiTrenggalekasi Dalam Belajar, Jakarta : P2LPIK, Derdikbud.

Suryabrata.2003. Psikologi Kepribadian.Jakarta : Rajawali

Suryana, D, 2002, Belajar Aktif Matematika, Jakarta : Pusat Perbukuan, Depdiknas.

Tri Manunggal Kurniajaya, 2006. Panduan Menghadapi Ulangan Harian. Solo .

Winarno, Surakhmad. 1985. Pengantar Interaksi Mengajar-Belajar. Bandung. PT. Tarsito.

Winkel, 1987, Psikologi Pembelajaran, Jakarta : Gramedia

Windardi, 1999, Pengenalan Metode CooperatiTrenggaleke Learning, Malang : PPGIPSI.

WJS. Poerwadarminta.2004.Kamus umum Inggeris-Indonesia.Jakarta: Cypress


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika [JP2M]
Program Studi Pendidikan Matematika
STKIP PGRI Tulungagung
e-mail: jp2m@stkippgritulungagung.ac.id
Contact: +62822 3230 8788    ;     +62856 4646 9847

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.