Analisa Sistem Antrian Single Channel Multi Steps pada Puskesmas Siak Hulu I Kabupaten Kampar -Riau

mariza devega
zamzami zamzami
yuvi darmayunata


DOI: http://dx.doi.org/10.29100/jipi.v4i1.1366

Abstract


Antrian merupakan suatu barisan manusia, benda atau hal- hal yang menunggu untuk ditangani atau di proses. Analisis antrian pada Puskesmas sebagai lembaga kesehatan sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur waktu antrian pendafaran pasien pada Puskesmas Siak Hulu I Kabupaten Kampar – Riau. Dari hasil perhitungan tersebut kemudian dianalisa untuk melihat seberapa efektif waktu tunggu pada sistem antrian Puskesmas tersebut jika dibandingkan dengan sistem antrian online yang nantinya akan dibangun. Proses antrian yang dianalisis sesuai dengan model antrian yang ada di Puskesmas, yaitu antrian Single Channel Multi Step. Kolmogorov-Smirnov digunakan sebagai metode dalam uji kecocokan model.  Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa baik pasien lama ataupun pasien baru menghabiskan          waktu sektiar lebih dari 5 menit hanya untuk proses pedaftaran saja, belum termasuk antrian penanganan dokter, dan antri pengambilan obat. Jika waktu tunggu dapat diminimalisir tentu pelayanan pasien dapat lebih maksimal, mengingat tingginya kesadaran kesehatan masyarakat daerah Siak Hulu Kabupaten Kampar- Riau ini.

    


Full Text:

PDF

References


Aisyah, S. (2018). Analysis of The Patient Queue System at The Puskesmas Lubuk Begalung, 285(Icm2e), 305–309.

Alotaibi, Y., & Liu, F. (2013). Average waiting time of customers in a new queue system with different classes. Business Process Management, 19(1), 146–168. https://doi.org/10.1108/14637151311294903

Asghar Jomah Adham, A., & Mat Tahar, R. (2012). A simulation study of a new rate-and-queue-based active queue management algorithm. Journal of Modelling in Management, 7(3), 274–286. https://doi.org/10.1108/17465661211283278

Eriksson, H., Bergbrant, I. M., Berrum, I., & Mörck, B. (2011). Reducing queues: Demand and capacity variations. International Journal of Health Care Quality Assurance, 24(8), 592–600. https://doi.org/10.1108/09526861111174161

Jatmika, S., Prasetyo, T., & Poernomo, B. (2017). Analisis Antrian Model Multi Channel-Singel Phase Dan Optimalisasi Layanan Akademik (Studi Kasus Pada STMIK ASIA Malang). Positif, 3(1), 41–46.

Mital, K. M. (2010). Queuing analysis for outpatient and inpatient services : a case study, 48(3), 419–439. https://doi.org/10.1108/00251741011037783

Mukarrama, F. A., & Eni, N. (2017). Sistem Antrian Single Channel - Multiple Phase dalam Meningkatkan Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( SAMSAT ) Kota Palu Single Channel - Multiple Phase on Waiting Line System in Improving Moto. Journal of Science and Technology, 6(2), 175–186.

Pramudhita, A. N. (2018). Queue model in health facilities information system. Proceeding - 2017 5th International Conference on Electrical, Electronics and Information Engineering: Smart Innovations for Bridging Future Technologies, ICEEIE 2017, 2018–Janua, 152–157. https://doi.org/10.1109/ICEEIE.2017.8328780

Sheu, Chwen and McHaney, R. (2006). Article information : International Journal of Operation & Production Management: Service Process Design Flexibility and Customer Waiting Time, 23, 903–918.

Ward, M. M., Zhu, X., Lampman, M., & Stewart, G. L. (2015). International Journal of Health Care Quality Assurance Article information : To cite this document : International Journal of Health Care Quality Assurance, 27, 506–522.


Article Metrics :

Abstract view : 18 times
PDF View : 9 times