Pendampingan Praktik Membuat Bahan Ajar Pada Mata Pelajaran IPS Pada Guru SD Petra Tulungagung

Maria Agatha


DOI: http://dx.doi.org/10.29100/j-adimas.v6i1.969

Abstract


ABSTRAK

Penjabaran dari UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, mendasarkan pada profesionalisme guru, yaitu standar kompetensi yang harus dikuasai seorang pendidik (guru). Dijelaskan, standar kompetensi yang harus dimiliki guru mencakup empat jenis kompetensi yaitu: kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Untuk menunjang hal tersebut perlu dilakukan suatu kegiatan yang mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalam mengembangkan profesionalismenya, khususnya dalam pengembangan bahan ajar inovatif. Hal ini akan dilakukan melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) sebagai salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mutlak dilakukan oleh dosen. Kegiatan P2M ini akan dilakukan di SD Petra Tulungagung. Khalayak yang menjadi sasaran kegiatan ini adalah para guru SD Petra Tulungagung yang diambil secara acak. Kegiatan ini berupa lanjutan dari kegiatan P2M sebelumnya yang sudah berhasil melatih para guru dalam membuat bahan ajar inovatif. Kegiatan P2M yang diusulkan ini menekankan pada kemampuan dan keterampilan para guru dalam mengimplementasikan bahan ajar inovatif yang telah dibuat pada kegiatan sebelumnya, dalam kelas yang mereka ajar.

 

Key Words : Pendampingan, Membuat Bahan Ajar, Mata Pelajaran IPS


Full Text:

PDF (Indonesian)

Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF (Indonesian) View : 30 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.