IMPLEMENTASI KURIKULUM SINKRONISASI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA ALFAMART CLASS

Andri Krisdianto


DOI: https://doi.org/10.29100/insp.v15i1.403

Abstract


Efforts to produce vocational education graduates (SMK) in accordance with the demands of the world of work, need to be supported with a curriculum developed by taking into account the needs of the world of work. It is necessary to synchronize SMK curriculum with industries through the preparation of curriculum sonkronisasi, to fulfill its role as a producer of middle and high-quality workers, and the absorption of SMK graduates in the industry. The focus of this research are: How to plan, strategy, evaluation and learning implication on synchronization curriculum in improving student competence of Alfamart Class SMKN 1 Boyolangu. This research is descriptive qualitative with single case study design with aim to get answer to focus problem question. subject of research is Principal of SMKN 1 with snawball sampling technique. The synchronization curriculum as a support for student learning success in preparing for the actual DU / DI. Required planning, strategy and evaluation of learning based on student findings which is an effective approach to teach the process of scientific thinking, help students process information owned, and students build their own knowledge about DU / DI. To measure the process of teaching and learning result required knowledge and attitude test. The results showed that the planning, strategy and evaluation of learning have a significant contribution to the competence of Alfamart Class students.

Upaya menghasilkan lulusan pendidikan kejuruan  (SMK) yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja, perlu didukung dengan kurikulum yang dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan dunia kerja. Untuk itu diperlukan sinkronisasi kurikulum SMK dengan industry melalui penyusunan kurikulum sonkronisasi, untuk memenuhi perannya sebagai penghasil tenaga kerja menengah dan berkualitas, serta daya serap lulusan SMK di industri. Fokus penelitian ini, yaitu :  Bagaimana Perencanaan,strategi,evaluasi dan implikasi pembelajaran pada kurikulum sinkronisasi dalam meningkatkan kompetensi siswa Alfamart Class SMKN 1 Boyolangu.Penelitian inideskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal dengan tujuan memperoleh jawaban atas pertanyaan focus masalah.subyek penelitiahadalah Kepala sekolah SMKN 1 dengan teknik snawball sampling. Kurikulum sinkronisasi sebagai menunjanng keberhasilan belajar siswa dalam mempersiapkan diri pada DU/DI yang sebenarnya. Diperlukan perencanaan, strategi dan evaluasi pembelajaran berlandaskan temuan siswa yang merupakan pendekatan yang efektif untuk mengajarkan proses berpikir ilmiah, membantu siswa memproses informasi yang dimilikinya, dan siswa membangun sendiri pengetahuannya tentang DU/DI. Untuk mengukur proses hasil belajar mengajar diperlukan tes pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan, strategi dan evaluasi pembelajaran mempunyai kontribusisignifikan terhadap kompetensi siswaAlfamart Class.


Article Metrics :

References


Ekonomi, F., & Diponegoro, U. (2010). ANALISIS CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI PEMBENTUK PT Fast Food Indonesia di Kota Semarang.

Iriani, D. S., & Soeharto. (2015). Evaluasi pelaksanaan praktik kerja industri siswa kompetensi keahlian jasa boga SMK N 3 Purworejo. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 22(3), 274–290.

Kurniawan, U., & Sarosa, D. (2009). MODEL PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ( SMK ) DI KOTA YOGYAKARTA, 1–12.