PENERAPAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM BUDAYA MASYARAKAT DESA PAKISREJO TANGUNGGUNUNG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS

Eko Samsul Hadi (SMPN 2 Tanggunggunung)


DOI: http://dx.doi.org/10.29100/insp.v17i1.1570

Abstract


Abstract

Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui penerpan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Desa Pakisrejo dalam menjaga ketahanan pangan yang dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran  IPS. Melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal merupakan suatu upaya untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama, meluaskan pengetahuan tentang budaya bangsa, serta merupakan bagian dari upaya untuk meminimalisir dampak negatif dari arus globalisasi yang tidak lagi dapat dihindarkan dewasa ini. Berbagai permasalahan tersebut, tentu saja memerlukan pemecahan, karena dampak globalisasi akan menjadi ancaman yang serius bagi generasi muda bangsa apabila mereka tidak didasari oleh kesadaran akan pentingnya nilai-nilai adat dan tradisi yang berlaku dalam lingkungannya. Fokus kajian dari penelitian ini adalah dikhususkan pada proses ketahanan pangan yang menjadi ciri khas dari masyarakat Desa Pakisrejo Tanggunggunung. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode etnografi. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa kearifan lokal dalam upaya menjaga ketahanan pangan yang dilakukan oleh masyarakat Pakisrejo Tanggunggunung yang menjadi salah satu nilai budayanya telah mampu hidup berkembang dalam masyarakat serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pengolahan berbagai produk olahan singkong dan pemberdayaan wana wisata baru. Kemampuan mereka menjaga ketahanan pangan tersebut tidak lepas dari proses pewarisan budaya yang tetap terjaga dari generasi ke generasi. Nilai budaya tersebut dinilai tidak hanya dapat berkembang didalam budaya mereka saja, akan tetapi dapat berlaku pula pada seluruh umat manusia. Dengan demikian, nilai-nilai budaya lokal tersebut dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS, dengan tujuan untuk menjadikan pembelajaran IPS menjadi lebih bermakna bagi para peserta didik. kearifan lokal masyarakat di suatu daerah memiliki konsep nilai-nilai sains yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS pada tingkat SMP. Pembelajaran yang terintegrasi pada kearifan lokal dapat meningkatkan cara  berpikir positif, meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep dan lain sebagainya.

 

Kata kunci: 

 Nilai Kearifan Lokal, Budaya Masyarakat dan Sumber Belajar Siswa



References


REFERENSI

Darmawan. (2010). Penggunaan pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPS di MI Darrusadah pandeglang. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(2), 106-107.

Hairunisya, N. (2014a). Pendalungan Culture as the Root of Character Education Entrepreneurship. Journal of Asian Scientific Research, 4(11), 677.

Hairunisya, N. (2014b). Pendidikan Ekonomi Masyarakat Melalui Program Pemberdayaan Nelayan Kabupaten Probolinggo. Ecobuss, 3(1), 12.

Jufrida dkk. 2018. POTENSI KEARIFAN LOKAL GEOPARK MERANGIN SEBAGAI SUMBER BELAJAR SAINS DI SMP. Edu Fisika Jurnal Pendidikan Fisika, 3 (1).

Lickkona, Thomas. 2015. Educating For Character: Mendidik Untuk Membentuk Karakter (Uyu Wahyudin). Jakarta: PT Bumi Aksara.

Miles, Mathew& Huberman. 1994. Analisis Data Kualitatif (Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: Universitas Indonesia.

Nofiana dkk. 2018. Penanaman Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sejarah Pokok Bahasan Perkembangan Islam di Indonesia Pada Siswa Kelas X IPS di SMA Negeri 1 Pamotan Tahun Ajaran 2017/2018. Indonesian Journal of History Education, 6 (1)

Titu, M. A. (2015). Prosiding Seminar Nasional 9 Mei 2015 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA MATERI KONSEP MASALAH EKONOMI. Prosiding Seminar Nasional, 176–186. Retrieved from eprints.uny.ac.id/21708/1/18 Maria Anita Titu.

Sapriya. 2009. Pendidikan IPS (Konsep dan Pembelajaran). Bandung:Remaja rosdakarya.

Parwati. 2015. Pengembangan Model Pembelajaran Pemecahan Masalah Berorientasi Kearifan Lokal Pada Siswa Smp Di Kota Singaraja N.N. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4 (2).

Permendikbud. RI. No. 37 Tahun 2018. Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah. jdih.kemdikbud.go.id


Article Metrics :

Abstract view : 17 times
PDF (254-260) (Indonesian) View : 16 times