PENGEMBANGAN E-MODUL BERORIENTASI INTEGRATED STEM EDUCATION PADA TEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP KELAS VII

Zahrotunnisa Zahrotunnisa
Suroso Mukti Leksono
R. Ahmad Zaky El Islami


DOI: https://doi.org/10.29100/.v6i1.4344

Abstract


Penelitian ini dilakukan karena permasalahan yang ditemukan terkait dengan pembelajaran IPA di SMP. Bermula dari pembelajaran yang masih menggunakan metode ceramah, sehingga kemandirian belajar siswa masih belum optimal. Siswa cenderung mempelajari materi hanya mengandalkan guru saja. E-modul berorientasi integrated STEM education dirancang agar siswa dapat berperan aktif dan mampu melakukan pembelajaran secara mandiri. tujuan penelitian ini adalah untuk merinci tingkat kevalidan dan efisiensi e-modul berorientasi integrated STEM education tema pencemaran lingkungan. metode penelitian yang digunakan yakni Research & Development (R&D) model 4-D (Thiagarajan,1974) meliputi define, design, develop, dan disseminate. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan tingkat kevalidan e-modul sebesar  89% yang termasuk kriteria “sangat valid”. Sedangkan untuk tingkat efisiensi e-modul sebesar 90% yang termasuk kriteria “sangat efisien”. Hal ini menunjukkan bahwa e-modul berorientasi integrated STEM education  pada tema pencemaran lingkungan sangat efisien digunakan dalam pembelajaran untuk melatih kemandirian belajar siswa.


Keywords


e-modul; integrated STEM education; pencemaran lingkungan; kemandirian belajar

Article Metrics :

References


Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi. PT Rineka Cipta.

Chingos, M. M., & Whitehurst, G. J. R. (2012). Hoosing lindly. In CHOOSING BLINDLY Instructional Materials, Teacher Effectiveness, and the Common Core (Issue April, pp. 1–28). Brown Center on Education Policy at Brookings.

Epriani Renat, S., Novriyanti, E., Jurusan Biologi, A., Negeri Padang, U., Pengajar Jurusan Biologi, S., & Negeri Padang Jl Hamka Air Tawar Padang, U. (2017). Pengembangan Modul Dilengkapi Peta Konsep dan Gambar pada Materi Keanekaragaman Makhluk Hidup untuk Siswa Kelas VII SMP. Bioeducation Journal, 1(1), 2354–8363.

Gita, S. D., Annisa, M., & Nanna, W. I. (2018). Pengembangan Modul Ipa Materi Hubungan Makhluk Hidup Dan Lingkungannya Berbasis Pendekatan Kontekstual. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 8(1), 28–37. https://doi.org/ 10.24929/lensa.v8i1.28

Herak, R., Lamanepa, G. H., Biologi, P., Katolik, U., Mandira, W., Fisika, P., Katolik, U., & Mandira, W. (2019). Meningkatkan Inovasi Siswa Melalui Pembelajaran IPA dengan STEM. 4, 8–14.

Izzati, N. (2017). Penerapan PMR Pada Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa SMP. Jurnal Kiprah, 5(2), 30–49.

Mellyzar, Imanda, R., & Yusnidar. (2021). Pengembangan Modul Kimia Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Tata Nama Senyawa Dan Persamaan Reaksi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA.

Milaturrahmah, N., Mardiyana, M., & Pramudya, I. (2017). Mathematics Learning Process with Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM) Approach in Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 895(1). https:// doi.org/10.1088/1742-6596/895/1/012030

Mulyasari, P. J., & Sholikhah, N. (2021). Pengembangan E-Modul Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Mata Pelajaran Ekonomi. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 2220–2236. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1158

Parmin, P., Saregar, A., Deta, U. A., & El Islami, R. A. Z. (2020). Indonesian science teachers’ views on attitude, knowledge, and application of STEM. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 8(1), 17–31. https://doi.org/10.17478/jegys.647070

Purwanto. (2014). Evaluasi Hasil Belajar. Pustaka Pelajar.

Putri, C. D., Pursitasari*, I. D., & Rubini, B. (2020). Problem Based Learning Terintegrasi STEM Di Era Pandemi Covid-19 Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA, 4(2), 193–204. https://doi.org/ 10.24815/jipi.v4i2.17859

Selisne, M., Sari, Y. S., & Ramli, R. (2019). Role of learning module in STEM approach to achieve competence of physics learning. Journal of Physics: Conference Series, 1185(1). https://doi.org/ 10.1088/1742-6596/1185/1/012100

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. PT Alfabet.

Thiagarajan S., Semmel D., & S. M. I. (1974). Intructional Development For Training Teachers Of Exceptional Children: A Sourcebook. Minneapolis: Central for Innovation on Teaching the Handicaped.

Windiyani, T. (2012). Instrumen Untuk Menjaring Data Interval, Nominal, Ordinal dan Data Tentang Kondisi, Keadaan, Hal Tertentu, Dan Data Untuk Menjaring Variabel Kepribadian. Jurnal Pendidikan Dasar, 3, 2.

Wiriani, N. M. A., & Ardana, I. M. (2022). The Impact of the 5E Learning Cycle Model Based on the STEM Approach on Scientific Attitudes and Science Learning Outcomes. MIMBAR PGSD Undiksha, 10(2), 300–307. https:// doi.org/0.23887/jjpgsd.v10i2.48515